Living in The Moment, Preparing for The Future..
Tampilkan postingan dengan label Tugas Sekolah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tugas Sekolah. Tampilkan semua postingan

Jumat, 25 Mei 2012

14.07 Posted by Arie No comments Posted in ,

A. PENGERTIAN GAS MULIA

Gas mulia adalah gas yang mempunyai sifat lengai, tidak reaktif, dan susah bereaksi dengan bahan kimia lain.
Dalam sistem periodik, golongan gas mulia menepati lajur tegak yang paling kanan, yaitu golongan 18 atau golongan VIIIA. Golongan unsur yang sangat sukar bereaksi ini terdiri atas 6 unsur. Unsur-unsur ini mempunyai elektron valensi 8 dengan konfigurasi s2p6, kecuali He dengan konfigurasi elektron valensi s2. Unsur pada golongan VIIIA ini termasuk stabil karena elektron valensinya terisi penuh.

B. UNSUR – UNSUR GAS MULIA

1. Helium (He)

Pada 1868, astronom Prancis Pierre Janssen mendeteksi pertama kali sebuah signatur garis spektral kuning yang tak diketahui dari cahaya dari gerhana matahari. Unsur-unsur ini diberi nama “Helium” oleh Lockyer dan Frankland tahun 1895.
Helium (He) adalah unsur kimia yang tidak berwarna, tidak berbau, tidak berasa, tidak beracun, hampir inert, dan mengepalai seri gas-gas mulia dalam tabel periodik dengan jumlah atom 2.

2. Neon (Ne)

Neon (Ne) adalah suatu unsur kimia dalam tabel periodik yang memiliki lambang Ne dan nomor atom 10. Neon termasuk kelompok gas mulia yang
tak berwarna dan lembam (inert). Unsur Ne ditemukan pertama kali oleh William Ramsay dan Morris William Travers tahun 1898 di Inggris.

3. Argon (Ar)
Argon (Ar) tidak berwarna dan tidak berbau, baik dalam bentuk gas maupun cairan. Argon dipandang sebagai gas yang sangat inert dan diketahui tidak dapat membentuk campuran kimia. Unsur Ar ditemukan pertama kali oleh Lord Rayleigh dan William Ramsey pada tahun 1894 di Scoutlandia.

4. Kripton (Kr)
Kripton (Kr) adalah suatu unsur kimia dalam tabel periodik yang memiliki lambang Kr dan nomor atom 36. Sebuah warna, tanpa bau, dan sering digunakan dengan gas langka lain di lampu pijar. Gas krypton ditemukan pertama kali oleh sir William Ramsey dan Morris William Travers tahun 1898 di Inggris.

5. Xenon (Xe)
Xenon (Xe) adalah suatu unsur kimia dalam tabel periodik yang memiliki lambang Xe dan nomor atom 54. Xenon termasuk kelompok gas mulia yang berwarna, berat, tanpa bau. Xenon di temukan pertama kali oleh sir William Ramsey dan Morris William Travers.

6. Radon (Rn)
Radon (Rn) adalah suatu unsur kimia dalam tabel periodik yang memiliki lambang Rn dan nomor atom 86. Radon juga termasuk dalam kelompok gas mulia dan beradioaktif. Radon juga gas yang paling berat dan berbahaya bagi kesehatan. Pada suhu dan tekanan ruang, radon tidak berwarna tetapi apabila didinginkan hingga membeku, radon akan berwarna kuning, sedangkan radon cair berwarna merah jingga. Radon ditemukan pada tahun 1900 oleh Friedrich Ernst Dorn di German, yang menggelarnya sebagai pancaran radium.

C. SIFAT – SIFAT UNSUR GAS MULIA
Berikut akan dibahas sifat – sifat gas mulia dan senyawanya.

1. Konfigurasi elektron gas mulia
Unsur Nomor atom Konfigurasi elektron Elektron valensi
He 2 1s2 2
Ne 10 (He) 2s2 2p6 8
Ar 18 (Ne) 3s2 3p6 8
Kr 36 (Ar) 4s2 3d10 4p6 8
Xe 54 (Kr) 5s2 4d10 5p6 8
Rn 86 (Xe) 6s2 4f14 5d10 6p6 8
Elektron valensi atau elektron terluar gas mulia yaitu 2 untuk helium dan 8 untuk unsur gas mulia lainnya. Semua orbital yang dimiliki gas mulia terisi penuh elektron sehingga gas mulia sukar bereaksi dengan unsur lain.

2. Sifat fisik gas mulia
Titik didih, titik leleh dan massa jenis gas mulia tertera pada tabel berikut.
Sifat – sifat unsur He Ne Ar Kr Xe Rn
Titik didih (oC) -268,9 -246,1 -185,8 -153,4 -108,1 -61,7
Titik leleh -272,2 -248,6 -189,3 -157,4 -111,7 -71
Massa jenis (g/L) 1,8x10-4 9x10-4 1,8x10-3 3,7x10-3 5,9x10-3 9,9x10-3

Titik leleh dan titik didih unsur – unsur gas mulia perbedaannya sangat sedikit misalnya Neon meleleh pada suhu -2490C dan mendidih pada suhu -2460C karena gaya tarik atom – atom gas mulia sangat kecil.

3. Sifat Kimia gas mulia
Sifat – sifat unsur He Ne Ar Kr Xe Rn
Jari – jari atom (pm) 32 69 97 110 130 145
Energi ionisasi pertama (kJ/mol) 237,3 2080,7 1520,6 1350,8 1170,4 1037
Kelelektron negatifan - - - 3,0 2,6 -
Dari tabel diatas dapat dilihat jari – jari atom yang kecil mempunyai energi ionisasi besar artinya elektronnya sangat sukar dilepaskan.
Dari atas ke bawah jari – jari atom makin besar, energi ionisasinya makin kecil atau makin mudah melepaskan elektron, sehingga gas mulia dari atas ke bawah makin reakif.

D. KEGUNAAN GAS MULIA

1. Helium
Helium merupakan gas yang ringan dan tidak mudah terbakar. Helium digunakan dalam sistem pernafasan laut dalam, untuk mendinginkan magnet superkonduktor, untuk pengembangan balon, untuk mengangkat kapal udara dan sebagai gas pelindung untuk penggunaan. Menghirup sejumlah kecil gas ini akan menyebabkan perubahan sementara kualitas suara seseorang..
Helium cair digunakan sebagai zat pendingin karena memiliki titik uap yang sangat rendah. Helium yang tidak reaktif digunakan sebagai pengganti nitrogen untuk membuat udara buatan untuk penyelaman dasar laut.

2. Argon
Argon digunakan dalam las titanium pada pembuatan pesawat terbang atau roket. Argon juga digunakan dalam las stainless steel, sebagai pengisi bola lampu pijar karena argon tidak bereaksi dengan wolfram (tungsten) yang panas, dan sebagai atmosfer pelindung untuk menumbuhkan silikon dan kristal germanium.

3. Neon
Neon dapat digunakan untuk pengisi bola lampu neon. Neon digunakan juga sebagai zat pendingin, indikator tegangan tinggi, penangkal petir, dan untuk pengisi tabung-tabung televisi. Neon terutama dipergunakan untuk pembuatan tanda.

4. Kripton
Kripton bersama argon digunakan sebagai pengisi lampu fluoresen bertekanan rendah. Kripton juga digunakan dalam lampu kilat pada blitz kamera untuk fotografi kecepatan tinggi. Lampu menara pada mercusuar menggunakan gas krypton. Landasan pacu bandara menggunakan bola lampu yang berisi gas krypton sebagai penerangan dan penunjuk jalan bagi pesawat terbang yang akan mendarat atau meninggalkan landasan di malam hari.

5. Xenon
Xenon dapat digunakan dalam pembuatan lampu untuk bakterisida (pembunuh bakteri), digunakan dalam pembuatan tabung elektron, untuk mengisi lampu sorot, dan sebagai pengisi bola lampu disko yang berwarna-warni.

6. Radon
Radon kadang digunakan oleh beberapa rumah sakit untuk kegunaan terapeutik, untuk penyelidikan hidrologi yang mengkaji interaksi antara air bawah tanah, anak sungai dan sungai. Radon yang bersifat radioaktif digunakan dalam terapi kanker.

(berbagai sumber)
13.59 Posted by Arie No comments Posted in ,
DIFRAKSI
1. Apakah yang dimaksud dengan difraksi ?
Difraksi adalah lenturan yaitu peristiwa pematahan gelombang oleh celah sempit sebagai penghalang. Difraksi terjadi dengan kuat bila lebar celah tidak jauh berbeda dengan panjang gelombangnya.
Difraksi dapat terjadi pada semua bentuk gelombang. Misalnya gelombang permukaan air yang terhalang oleh papan bercelah. Setelah gelombang melewati celah itu, maka akan menyebar ke segala arah.
Peristiwa difraksi yang dialami oleh gelombang cahaya adalah sebagai berikut :
1. Difraksi pada celah tunggal
2. Difraksi pada kisi

2. Berikan contoh peristiwa difraksi untuk cahaya dan bunyi, berikan ilustrasi dengan menggunakan gambar!
Difraksi Cahaya


Difraksi Bunyi

3. Jelaskan peristiwa difraksi pada penghalang gelombang laut pada pelabuhan !
Ketika dalam perjalanan serangkaian gelombang dijumpai penghalang impermeable seperti breakwaters, pulau atau tanjung, maka puncak gelombang akan berputar terhadap ujung penghalang dan bergerak ke daerah yang terlindungi oleh penghalang tersebut. Fenomena gelombang seperti ini disebut Difraksi Gelombang. Difraksi terjadi ketika terjadi perbedaan energi gelombang yang tajam sepanjang puncak gelombang. Pada awalnya kondisi daerah yang terlindung penghalang cukup tenang (tidak ada gelombang) saat gelombang melintasi penghalang. Perairan yang jauh dari penghalang akan memiliki energi yang lebih banyak (energi gelombang awal) dibandingkan dengan perairan di belakang penghalang yang semula tenang (tidak adanya energi ikarena tidak ada gelombang), sehingga terjadilah proses pemindahan energi di sepanjang puncak gelombang tersebut ke arah daerah yang terlindung penghalang. Pada proses difraksi ini kedalaman air dianggap sama. Namun pada umumnya di daerah yang terlindung oleh penghalang, tinggi gelombang semakin berkurang.
Jika penghalang tersebut memantulkan energi gelombang, maka puncak gelombang pantulan juga akan terdifraksi dan membentuk pola puncak gelombang yang melingkari ujung penghalang.


4. Apakah yang dimaksud dengan bayangan Akustik ?
Bayangan akustik ( acoustic shadow ) , terjadinya pengurangan intensitas gema di belakang massa, karena kuatnya atenuasi jaringan di atasnya.


5. Jelaskan peristiwa difraksi yang mempengaruhi penerimaan gelombang siaran yang diterima untuk sinyal radio dan TV !
Gelombang radio AM mampu mengelilingi gunung tanpa mengalami banyak kesulitan. Sebaliknya, sulit untuk dapat menangkap gelombang TV. Dari kasus ini, secara intuitif dapat disimpulkan bahwa panjang gelombang pendek (shortwave) cenderung menjalar sepanjang garis lurus, sedangkan panjang gelombang radio yang lebih panjang mengalami pembelokan yang disebut dengan difraksi.
Untuk menganalisis peristiwa difraksi, akan dilakukan eksperimen yang sangat mirip dengan kegiatan percobaan interferensi pada celah celah banyak. Difraksi merupakan gejala pembelokan gelombang ketika menjalar melalui celah sempit atau tepi yang tajam.
Arah rambat gelombang mengalami pembelokan, karena sesuai dengan prinsip Huygens, yang menyatakan bahwa dalam proses perambatan gelombang bebas, semua titik pada muka gelombang merupakan sumber titik baru dan akan merambatkan gelombang sekunder sferis kesegala arah. Gelombang sekunder mempunyai frekuensi yang sama dengan gelombang primernya. Muka gelombang baru merupakan garis singgung dari lingkaran gelombang-gelombang sekunder tersebut, serta arah gelombang tegak lurus dengan muka gelombang.

6. Apakah yang dimaksud dengan Huygen’s Principle, jelaskan dengan gambar 1 !
Prinsip Huygens menerangkan bahwa setiap muka gelombang dapat dianggap memproduksi wavelet atau gelombang-gelombang baru dengan panjang gelombang yang sama dengan panjang gelombang sebelumnya. Wavelet bisa diumpamakan gelombang yang ditimbulkan oleh batu yang dijatuhkan ke dalam air.
Prinsip Huygens bisa dipakai untuk menerangkan terjadinya difraksi cahaya pada celah kecil. Pada saat melewati celah kecil, muka gelombang akan menimbulkan wavelet baru yang jumlahnya tak terhingga sehingga gelombang tidak mengalir lurus saja, tetapi menyebar.


7. Jelaskan yang dimaksud dengan Young’ Experiment !
Percobaan young merupakan percobaan yang dilakukan dengan menggunakan dua celah kecil sehingga dihasilkan dua sumber cahaya. Pada cahaya monokromatis akan dihasilkan cahaya gelap terang atau interferensi maksimum dan minimum. Interferensi cahaya terjadi karena adanya beda fase cahaya dari kedua celah tersebut. Garis terang terjadi jika kedua sumber cahaya mengalami interferensi yang saling menguatkan. Adapun garis gelap, terjadi jika kedua sumber cahaya mengalami interferensi yang saling melemahkan. Pada cahaya polikromatis dihasilkan cahaya seperti pelangi.


8. Jelaskan kenapa ruang studio, rekaman,atau ruang konser memerlukan desain ruang akustik khusus,lengkapi dengan gambar !
Dalam sebuah ruangan tertutup, jalur perambatan energi akustik adalah ruangan itu sendiri. Oleh karena itu, pengetahuan tentang fenomena suara yang terjadi dalam ruangan akan sangat menentukan pada saat diperlukan pengendalian kondisi mendengar pada ruangan tersebut sesuai dengan fungsinya. Fenomena suara dalam ruangan dapat digambarkan pada sketsa berikut:

Dari sketsa tersebut, dapat dilihat bahwa pada setiap titik pengamatan atau titik dimana orang menikmati suara (pendengar) akan dipengaruhi oleh 2 komponen suara, yaitu komponen suara langsung dan komponen suara pantul. Komponen suara langsung adalah komponen suara yang sampai ke telinga pendengar langsung dari sumber. Besarnya energi suara yang sampai ke telinga dari komponen suara ini dipengaruhi oleh jarak pendengar ke sumber suara dan pengaruh penyerapan energi oleh udara. Komponen suara pantul merupakan komponen suara yang sampai ke telinga pendengar setelah suara berinteraksi dengan permukaan ruangan disekitar pendengar (dinding, lantai dan langit-langit). Total energi suara yang sampai ke telinga pendengar dan persepsi pendengar terhadap suara yang didengarnya tentu saja akan dipengaruhi kedua komponen ini. Itu sebabnya komponen suara pantul akan sangat berperan dalam pembentukan persepsi mendengar atau bias juga disebutkan karakteristik akustik permukaan dalam ruangan akan sangat mempengaruhi kondisi dan persepsi mendengar yang dialami oleh pendengar.
Ada 2 ekstrim yang berkaitan dengan karakteristik permukaan dalam ruangan, yaitu apabila seluruh permukaan dalam ruangan bersifat sangat menyerap dan seluruh permukaan dalam ruangan bersifat sangat memantulkan energi suara yang sampai kepadanya. Bila permukaan dalam ruang seluruhnya sangat menyerap, maka komponen suara yang sampai ke pendengar hanyalah komponen langsung saja dan ruangan yang seperti ini disebut ruang anechoic (anechoic chamber). Sedangkan pada ruang yang seluruh permukaannya bersifat sangat memantulkan energi, maka komponen suara pantul akan jauh lebih dominant dibandingkan komponen langsungnya, dan biasa disebut sebagai ruang dengung (reverberation chamber) . Ruangan yang kita gunakan pada umumnya berada diantara 2 ekstrim itu, sesuai dengan fungsinya. Ruang Studio rekaman misalnya lebih mendekati ruang anechoic, sedangkan ruangan yang berdinding keras lebih menuju ke ruang dengung. Desain akustik ruangan tertutup pada intinya adalah mengendalikan komponen suara langsung dan pantul ini, dengan cara menentukan karakteristik akustik permukaan dalam ruangan (lantai, dinding dan langit-langit) sesuai dengan fungsi ruangannya.

(berbagai sumber)
13.40 Posted by Arie No comments Posted in ,


William Shakespeare dilahirkan tahun 1564 di Stratford-on-Avon, Inggris. Dramawan dan penyair besar Inggris ini sering disebut sebagai “Bard of Avon”. Shakespeare kawin di umur delapan belas (istrinya umur dua puluh enam), beranak tiga sebelum umurnya mencapai dua puluh satu.
Beberapa tahun kemudian, dia pergi ke London, menjadi anak panggung dan penulis drama. Tatkala usianya mencapai tiga puluh, Shakespeare sudah menunjukkan keberhasilan. Dan tatkala umurnya menginjak tiga puluh empat, dia sudah jadi orang berduit dan dianggap penulis drama Inggris terkemuka. Sepuluh tahun kemudian, dia sudah membuahkan karya-karya besar seperti Julius Caesar, Hamlet, Othello, Macbeth dan King Lear.
Ada 38 drama terkenal ciptaan Shakespeare termasuk beberapa drama kecil yang mungkin digarap bersama orang lain. Selain itu, dia menulis sejumlah 154 sonata dan 3 atau 4 sajak-sajak panjang.
The Romantics, khususnya, Shakespeare diakui kejeniusannya, dan Victoria menyembah Shakespeare dengan hormat bahwa George Bernard Shaw disebut “bardolatry”.
Kendati Shakespeare menulis dalam bahasa Inggris, dia betul-betul tokoh yang dikenal seseluruh dunia. Jika bukannya suatu bahasa yang teramat universal, bahasa Inggris adalah paling mendekati ukuran itu ketimbang bahasa-bahasa lain yang pernah ada. Lagi pula, karya Shakespeare sudah diterjemahkan secara luas dan karyanya dibaca dan dipentaskan di pelbagai negeri.

Ada tentu saja beberapa penulis tenar yang karyanya dikecam oleh kritikus-kritikus seni. Tidaklah demikian halnya pada Shakespeare yang karyanya dihargai tanpa cadangan oleh para ahli sastra. Generasi-generasi penulis drama mempelajari karyanya dan mencoba meniru sebaik atau mengunggulinya.
Shakespeare meninggal pada tahun 1616.

Salah satu karyanya adalah lukisan romantik sepasang kekasih sejati romeo dan juliet:


13.28 Posted by Arie 2 comments Posted in ,
LAPORAN UJIAN PRAKTIK BIOLOGI
KELOMPOK :1
KELAS : XII IPA 1

Praktikum ke 1 : Pengamatan stuktur tumbuhan (Rhoe discolor)
Tujuan : Untuk mengamati jaringan tumbuhan pada daun rhoe discolor
Alat dan bahan : Mikroskop cahaya, preparat, penutup preparat, pipet, aquades, daun rhoe discolor, silet.
Cara kerja :
Buatlah sayatan tipis membujur daun rhoe discolor menggunakan silet,
Letakkan sayatan tersebut pada preparat dan beri sedikit aquades, lalu tutup dengan penutup preparat,
Letakkan preparat tersebut pada meja mikroskop, kemudian amati dan gambarkan struktur daun Rhoe Discolor tersebut pada hasil pengamatan.
D. Hasil pengamatan : -

Kesimpulan : Pada daun rhoe discolor terdapat epidermis yang mengandung banyak stomata, dan jaringan warna ungu yang berupa pigmen. Stomata tersebut berfungsi untuk sirkulasi udara.




Praktikum ke 2 : Mengidentifikasi ciri-ciri dan susunan taksonomi tumbuhan
Tujuan : Mengetahui ciri-ciri dan urutan takson dari setiap tumbuhan yang diamati
Alat dan Bahan : Jeruk, pisang, suplir, lumut hati, lumut daun, tomat, paku tanduk rusa.
Cara Kerja : Mengamati ciri yang dimiliki dari setiap tumbuhan
Hasil Pengamatan :
Suplir
Kerajaan : Plantae
Subkingdom : Tracheobionta
Divisi : Pteridophyta
Kelas : Pteridopsida
Sub Kelas : Polypoditae
Ordo : Polypodiales
Famili : Adiantaceae
Genus : Adiantum
Spesies : Adiantum capillus-veneris L.Jeruk
Jeruk
Kingdom : Plantae (Tumbuhan)
Subkingdom : Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
Super Divisi : Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisi : Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Kelas : Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
Sub Kelas : Rosidae
Ordo : Sapindales
Famili : Rutaceae (suku jeruk-jerukan)
Genus : Citrus
Spesies : Citrus x limon (L.) Burm. f.
Pisang
Kingdom : Plantae (Tumbuhan)
Subkingdom : Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
Super Divisi : Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisi : Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Kelas : Liliopsida (berkeping satu / monokotil)
Sub Kelas : Commelinidae
Ordo : Zingiberales
Famili : Musaceae (suku pisang-pisangan)
Genus : Musa
Spesies : Musa paradisiacal
Tomat
Kingdom : Plantae
Divisio : Angiospermae
Classis : Dicotyledonae
Ordo : Solanales/ Tubiflorae
Family : Solanaceae
Genus : Solanum
Species : Solanum lycopersicum ( Tomat )
Solanum melongena ( Terong )
Solanum nigrum ( Lenca )
Jambu batu
Kingdom : Pantae
Subkingdom : Tracheobionta
Super Divisi : Spermatophyta
Divisi : Magnoliophyta
Kelas : Magnoliopsida
Subkelas : Rosidae
Ordo : Myrtales
Famili : Myrtaceae
Genus : Psidium
Lumut hati
Classis : Hepaticae ( Lumut Hati )
Ordo : Marchantiales
Species : Marchantia polymorpha
Lumut daun
Classis : Musci ( Lumut Daun )
Ordo : Bryales
Species : Polytrichum commune
Kesimpulan : Dari hasil pengamatan ini, kita bisa membedakan jenis-jenis tumbuhan berdasarkan taksonomi dan ciri-cirinya.


Praktikum ke 3 : Uji urine
Tujuan : Menguj kandungan dalam urine
Alat dan Bahan : Urine, tabung pyrex, gelas kimia, pembakar spirtus, penjepit kayu, pipet tetes, lugol, fehling A dan B, larutan NaOH, larutan CuSO4, dan palet tetes


Cara Kerja :
Untuk mengetes kandungan glukosa, teteskan 2ml urine kedalam tabung pyrex, lalu teteskan fehling A dan fehling B masing-masing 2 tetes. Lalu panaskan dengan menggunakan pembakar spirtus.
Amati perubahan warna yang terjadi, apabila mengandung glukosa, urine akan berubah menjadi warna merah bata
Untuk mengetes kandungan protein, teteskan 2 ml urine ke palet tetes, lalu teteskan 2 tetes biuret.
Untuk mengetes kandungan urea, teteskan 2 ml urine kedalam tabung pyrex, lalu panaskan. Kemudian cium bau urine tersebut.
Hasil Pengamatan :
Pada pengetesan kandungan glukosa, urine tidak mengandung glukosa, urine berubah menjadi hijau tua
Pada pengetesan kandungan protein, urine berubah menjadi warna biru tua
Pada pengetesan kandungan urea, urine berbau tidak terlalu menyengat
Kesimpulan : Urine yang diuji tidak mengandung glukosa dan protein tapi mengandung sedikit urea.


Praktikum ke 4 : Uji makanan
Tujuan : Untuk mengetahui kandungan glukosa, amilum dan protein
Alat dan Bahan : telur, gula, tepung, CuSo4, Fehling A dan B, Spatula, NaOH, lugol, palet tetes, pipet, pembakar spirtus, tabung pyrex, penjepit kayu, gelas kimia,
Cara Kerja :
Masukkan kuning telur, kemudian tambahkan dengan 2 tetes CuSO4
Untuk menguji kandungan amilum, masukkan beberapa tepung ke dalam pallet tetes, kemudian teteskan 5 tetes larutan lugol.
Masukkan sedikit Gula pada tabung reaksi, lalu teteskan larutan Fehling A dan B masing-masing 3 tetes, kemudian panaskan
Hasil Pengamatan :
Percobaan ke-1 menghasilkan perubahan warna menjadi ungu
Percobaan ke-2 menghasilkan perubahan warna menjadi biru tua (kehitam-hitaman)
Percobaan ke-3 menghasilkan perubahan warna menjadi merah bata


Kesimpulan :
Dari percobaan tersebut dapt disimpulkan bahwa:
a. Kuning telur mengandung protein
b. Gula mengandung glukosa
c. Tepung mengandung amilum


Praktikum ke 5 : Uji respirometer
Tujuan : Menghitung jumlah O2 menggunakan respirometer
Alat dan Bahan : Respirometer, daun, kristal KOH, tissue atau kapas, lilin mentah atau vaselin, jarum suntik, cairan eosin.
Cara Kerja : Masukkan kristal KOH yang sudah dibungkus dengan kapas ke dalam tabung pada respirometer, kemudian masukkan juga tanaman atau daun ke dalam tabung tersebut, tutup tabung tersebut dengan respirometer, lalu oleskan lilin mentah pada sambungan tersebut. Kemudian, suntikkan cairan eosin ke dalam respirometer untuk mengatur kadar O2 pada daun tanaman tersebut.
Hasil Pengamatan : Pada kondisi awal, cairan eosin pada respirometer menunjukkan pada angka 2, kemudian setelah diamati dalam waktu 5 menit, skala berubah menjadi 2,5. Jadi, volume rata-rata O2 yang dibutuhkan untuk respirasi pada daun tanaman tersebut adalah (2,5-2)/5=0,5/5=0,1 mL/menit

Kesimpulan : Fungsi penggunaan KOH adalah untuk menyerap CO2 yang dihembuskan oleh daun tersebut. Reaksi yang terjadi antara KOH dengan CO2 adalah sebagai berikut: KOH + CO2 → K2CO3 + H2O
Salahsatu faktor yang mempengaruhi jumlah kebutuhan O2 pada makhluk hidup pada saat bernapas adalah kondisi daun tersebut.


Praktikum ke 6 : Mengidentifikasi organ yang digunakan dalam sistem respirasi, eksresi, reproduksi dan koordinasi
Tujuan : Mengatahui nama struktur organ-organ yang digunakan dalam sistem respirasi, eksresi, reproduksi dan koordinasi
Alat dan Bahan : Torso anatomi
Cara Kerja : Mengamati torso anatomi

Hasil Pengamatan :
a. Sistem Respirasi
Hidung
Faring
Laring
Trakea
Bronkus
Bronkiolus
Paru-paru kanan-kiri
Tulang rusuk
Rongga pleura
Otot intercosta
Diafragma

b. Sistem ekskresi
Ginjal

glomerulus
Pembuluh kapiler
Arteri ginjal
Vena ginjal
ureter
Saluran pembawa hasil penyaringan
korteks
Medula/Sumsum ginjal



Hati
Kulit

Rambut
Akar rambut
Kelenjar minyak
Epidermis
Dermis
Hipdermis
Sensori neuron
Kelenjar keringat
Otot polos
Pembuluh darah



Paru-paru

Depan:
Trakea
Bronkus kiri
Bronkus kanan
Bronkious
Lobus kiri
Lobus kanan
Pleura
Pleural fluid
Diafragma
Alveoli
Belakang:
Aorta
Vena paru-paru
Jantung
Arteri
Alveolus






c. Sistem reproduksi
Laki-laki

Vasa eferentia
Epididimis
Vasdeferens
Uretra
Vesika seminalis
Kelenjar prostat
Kelenjar cowperi (bulbouretralis)
Testis
Penis


Wanita
Sepasang ovarium
Oviduk/tuba fallopii)
Uterus
Vagina
Organ kelamin bagian luar

d. Sistem koordinasi
Mata

Kelopak mata
Bulu mata
Konjungtiva
Kornea
Aqueos humor
Iris
Badan silaris
Pupil
Lensa
Ligamen suspensor
Vitreus humor
Bintik buta
Otot rektus
Saraf optik
Dinding bola mata dalam: Sklera, koroid, retina

Telinga
Telinga Luar : Daun telinga, lubang telinga, gendang telinga
Telinga tengah: tulang martil (malleus), Tulang landasan (inkus), Tulang sanggurdi (stapes)
Saluran estachius: menghubungan telinga tengah dengan mulut
Telinga dalam terdiri atas: Rumah siput (koklea), Tiga saluran gelung (kanalis semisirkularis), Koklea berfungsi dalam penerimaan suara, Saluran gelung berfungsi sebagai alat keseimbangan

Kesimpulan : -


Praktikum ke 7 : Mengidentifikasi organ yang digunakan dalam sistem skeletal, peredaran darah dan pencernaan
Tujuan : Mengetahui organ-organ yang digunakan sebagai sistem skeleton, peredaran darah dan pencernaan.
Alat dan Bahan : torso anatomi
Cara Kerja : mengamati torso anatomi
Hasil Pengamatan :
1. Sistem skeletal
A. KEPALA
1. os.cranium( Bagian Tengkorak)
- os.frontalis (1 tulang dahi)
- os.parietalis (2 tulang ubun-ubun)
- os.occipitalis (1 tulang kepala belakang)
- os.sphenoidalis (2 tulang baji)
- os.temporalis (2 tulang pelipis)
- os.ethmoidalis (2 tulang tapis)
2. os.splanchocranium (Bagian muka/wajah)
- os.lacrimalis (2 tulang mata)
- os.nasalis (2 tulang hidung)
- os.maxillaris (2 tulang rahang atas)
- os.mandibularis (2 tulang rahang bawah)
- os.zygomaticum (2 tulang pipi)
- os.pallatum (2 tulang langit-langit)
- os.dentalis ( tulang gigi)
B. Badan
1. os.sternum (Tulang dada)
- os.manubrium sterni (Tulang hulu/kepala dada)
- os.corpus sterni (Tulang badan dada)
- os.proccesus xyphoideus (Taju pedang)
2. os.costae (Tulang rusuk)
- os.costae vera (7 pasang tulang rusuk sejati)
- os.costae spuria (3 pasang tulang rusuk palsu)
- os.costae fluctuantes (2 pasang tulang rusuk melayang)
3. os.vertebrae (Ruas tulang belakang)
- os.vertebrae cervical is (7 ruas tulang leher)
- os.vertebrae thoracalis (12 ruas tulang punggung)
- os.vertebrae lumbralis (5 ruas tulang pinggang)
- os.vertebrae sacralis (5 ruas tulang kelangkang)
- os.vertebrae cocigeus (4 ruas tulang ekor)

2. Sistem peredaran darah

Peredaran darah besar
Bilik kiri
Vena cava
Aorta bilik kanan
Jantung
Peredaran darah besar
Serambi kanan
Arteri vulmonaria
Vena pulmonari
Serambi kiri


3. Sistem pencernaan

Mulut
Faring
Laring
Ventrikulus
Intestinum tenue
Duodenum
Jejunum
Ileum
Colon
Colon ascenden
Colon transcenden
Colon descenden
Zygmoidem
Rectum
Anus

Kesimpulan : -


Praktikum ke 8 : Mengamati struktur DNA dan menghitung jumlah nukleotida
Tujuan : Untuk mengetahui struktur penyusun DNA
Alat dan Bahan : Torso anatomi DNA
Cara Kerja : Mengamati replika DNA
Hasil Pengamatan :
Pada replika DNA kecil terdapat 7 pasang nukleotida.
Pada replika DNA yang besar terdapat 24 pasang nukleotida.
Kesimpulan : DNA merupakan senyawa polinukleotida yang membawa sifat-sifat keturunan yang khas pada kromosom. Setiap nukleotida tersusun atas:
Senyawa Fosfat
Gula Pentosa (Deoksiribosa), dan
Basa Nitrogen: - Basa Purin: Adenin dan Guanin
Basa Pirimidin: Timin dan Sitosin



Praktikum ke 9 : Membuat perangkat percobaan ingenhouz
Tujuan : Membuat rangkaian untuk percobaan Ingenhouz
Alat dan Bahan : Hydrilla sp , kawat pengait, corong kaca, tabung reaksi, gelas beker
Cara Kerja : Masukkan hydrilla sp. Ke dalam corong kaca, kemudian masukkan corong kaca tersebut ke dalam tabung reaksi. Lalu, kaitkan kawat pengait pada corong tersebut dan masukkan ke dalam gelas kimia secara terbaik, yang dilakukan di dalam wadah air, pastikan terisi air penuh.
Hasil Pengamatan : -
Kesimpulan : (Hanya merangkai alat saja, tidak melakukan percobaan lebih lanjut)


Praktikum ke 10 : Mengidentifikasi susunan taksonomi hewan
Tujuan : Mengetahui taksonomi dan identifikasi beberapa hewan
Alat dan Bahan : awetan hewan.
Cara Kerja : Mengamati struktur badan hewan awetan
Hasil Pengamatan :
1. Ular
Identifikasi: binatang melata, berkembang biak dengan ovivar (bertelur), umumnya berukuran 2 cm-15 cm, sanca batik mempunyai ukuran (1-10 cm), umur hingga > 25 tahun.
Takson:
Kingdom: Aimalia
Filum : Chordota
Kelas : Reptilia
Ordo : Squomata
Subordo: Serpentes
Famili : Phytonidae
Genus : Python
Species: P. Reticulatus (Python reticulatus)

2. Marmut
Kingdom: Animalia
Filum : Chordata
Kelas : Mammalia
Ordo : Rodentia
Famili : Sciuridae
Bangsa: Marmotini
Genus : marmota


3. Udang
Kingdom: Animalia
Filum : Arthropoda
Subfilum: Crustascea
Kelas : Malacostraca
Superorde: aucanda
Ordo : decapoda
Famili : penaeidae
Genus : penaeus
Spesies: penaeus sp.

Merpati
Kingdom : Animalia
Phylum : Chordata
Subphylum : Vertebrata
Class : Aves
Ordo : Columbiformes
Family : Columbidae
Genus : Columba
Spesies : Columba livia
Tikus
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Mammalia
Ordo: Rodentia
Famili: Muridae
Upafamili: Murinae
Genus: Rattus
Spesies: R. Argentiventer

Cumi-cumi
Kingdom: Animalia
Filum: Mollusca
Kelas: Cephalopoda
Ordo: Teuthida
Subordo: Myopsina
Famili: Loliginidae
Genus: Loligo
Spesies: Loligo sp.
Kepiting
Kerajaan: Animalia
Filum: Arthropoda
Upafilum: Crustacea
Kelas: Malacostraca
Ordo: Decapoda
Upaordo: Pleocyemata
Infraordo: Brachyura


Kesimpulan : Banyak sekali keanekaragaman hayati di muka bumi ini.
12.57 Posted by Arie No comments Posted in ,
Practical Report
Catalase Enzyme
(4 Agustus 2010)

Tujuan : Mengetahui Kerja Enzim Katalase
Tinjauan Materi : Katalase adalah enzim yang umum di temukan pada semua makhluk hidup, berfungsi untuk menguraikan hidrogen peroksida menjadi air dan oksigen. Enzim katalase mempunyai angka pergantian paling tinggi diantara semua enzim, satu molekul enzim katalase dapat mengubah jutaan molekul hydrogen peroksida menjadi oksigen dan air per detik.

Alat & Bahan Praktikum :
Bunsen
Tabung reaksi
Rak tabung reaksi
Pipet Tetes
Gelas ukur
Korek api
Termometer
Penjepit tabung
Blender
Lidi
Hati ayam (secukupnya)
Larutan H2O2
Larutan HCl
Larutan KOH
Es Batu

Langkah Kerja :
1. Buat label A, B, C, D, E dan tempelkan pada masing-masing tabung reaksi. Isi kelima tabung tersebut dengan ekstrak hati yang sudah di blender.
2. Catat suhu udara dalam ruangan praktikum.
3. a. Tabung A
Teteskan 3 tetes H2O2 , kemudian tutup segera mulut tabung dengan ibu jari.
Amati gelembung dan perubahan pada tabung reaksi.
Lakukan tes pada gelembung udara dengan bara api dengan menggunakan lidi.
Jika bara api mati maka gas pada tabung bukan O2, dan jika menyala maka gas tersebut adalah O2.

b. Tabung B
Teteskan 3 tetes HCl kedalam tabung kemudian kocok sampai larutan tercampur.
Teteskan 3 tetes H2O2 , kemudian tutup segera mulut tabung dengan ibu jari.
Amati gelembung dan perubahan pada tabung reaksi.
Lakukan tes pada gelembung udara dengan bara api dengan menggunakan lidi.
Jika bara api mati maka gas pada tabung bukan O2, dan jika menyala maka gas tersebut adalah O2.

c. Tabung C
Teteskan 3 tetes NaOH kedalam tabung kemudian kocok sampai larutan tercampur.
Teteskan 3 tetes H2O2 , kemudian tutup segera mulut tabung dengan ibu jari.
Amati gelembung dan perubahan pada tabung reaksi.
Lakukan tes pada gelembung udara dengan bara api dengan menggunakan lidi.
Jika bara api mati maka gas pada tabung bukan O2, dan jika menyala maka gas tersebut adalah O2.

d. Tabung D
Masukan tabung reaksi ke dalam gelas ukur yang sudah terisi es batu. Tunggu sampai suhu ekstrak hati 0° C.
Teteskan 3 tetes H2O2 , kemudian tutup segera mulut tabung dengan ibu jari.
Amati gelembung dan perubahan pada tabung reaksi.
Lakukan tes pada gelembung udara dengan bara api dengan menggunakan lidi.
Jika bara api mati maka gas pada tabung bukan O2, dan jika menyala maka gas tersebut adalah O2.

e. Tabung E
Panaskan tabung reaksi sampai suhu mencapai 80° C.
Teteskan 3 tetes H2O2 , kemudian tutup segera mulut tabung dengan ibu jari.
Amati gelembung dan perubahan pada tabung reaksi.
Lakukan tes pada gelembung udara dengan bara api dengan menggunakan lidi.
Jika bara api mati maka gas pada tabung bukan O2, dan jika menyala maka gas tersebut adalah O2.

Hasil Pengamatan :
No Tabung Isi Tabung Jumlah Gelembung Udara
1. A H2O2 + Ekstrak Hati Suhu Kamar (28° C) +++++
2. B H2O2 +( Ekstrak Hati+HCl) Suhu Kamar (28° C) ++
3. C H2O2 +( Ekstrak Hati+NaOH) Suhu Kamar (28° C) ++
4. D H2O2 + Ekstrak Hati Suhu 4° C +++++
5. E H2O2 + Ekstrak Hati Suhu 78° C ++

Keterangan :
+++++, banyak O2
++, sedikit O2
-, tidak ada O2

Pertanyaan&Jawaban :
1. Darimanakah H2O2 dalam sel berasal?
Enzim Katalase

2. Pada tabung reaksi manakah yang paling banyak menghasilkan gelembung Oksigen? Jelaskan!
Tabung A&D. Karena ketika tabung A&D di tetesi H2O2 timbul gelembung oksigen, di mana apabila di tempatkan bara di atas tabung tadi bara tersebut menyala cukup lama yang membuktikan bahwa reaksi pembakaran tadi menghasilkan O2.

3. Gas apakah yang dihasilkan dari hasil perombakan H2O2 oleh enzim katalase? Buat reaksi kimianya!
Gas O2. Reaksi Kimia : 2 H2O2 → 2 H2O + O2.

4. Dari hasil percobaan di atas, bagaimanakah pengaruh suhu terhadap kerja enzim katalase?
Enzim katalase tidak akan bekerja secara optimal pada suhu tinggi.karena enzim katalase akan bekerja secara optimal pada suhu netral. Sehingga pada suhu tinggi, gelembung oksigen yang dihasilkan sedikit.

5. Jelaskan bagaimana pengaruh perubahan HCl dan KOH terhadap kerja enzim katalase?
Enzim katalase hanya dapat bekerja optimal pada ph netral. kita dapat bekerja optimal pada pH netral. Sedangkan pada campuran hati dengan KOH dan HCl tidak akan menghasilkan gelembung yang terlalu banyak, karena pH larutan menjadi basa dan asam.

Kesimpulan :
Dari percobaan yang telah kami lakukan, dapat diambil kesimpulan bahwa enzim katalase berperan dalam penguraian racun dari H2O2 menjadi H2O2 dan O2 , dimana kerjanya dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu:
a. suhu
Dimana enzim katalase tidak akan bekerja optimal pada suhu tinggi.

b. pH
Dimana enzim katalase akan bekerja optimal pada pH netral.
Hal itu dapat dibuktikan dengan banyaknya gelembung dan nyala bara api.
Dimana semakin banyak gelembung gas dan semakin terang nyala bara api berarti kerja enzim katalase akan semakin cepat dan begitu pula sebaliknya karena salah satu kerja enzim yaitu sebagai katalisator/pemercepat reaksi.


atau download versi M.S. Word-nya disini

Senin, 21 Mei 2012

11.11 Posted by Arie No comments Posted in ,
PANGBALIKAN
(Wahyu Wibisana)

Iuh, iuh gunung kuring
angin ulin dina embun-embunan
sawaktu-waktu kuring kudu nepungan
dumeh hirup halabhab cinta di maranehna nya ayana

Aya sababna kuring tibelat
aya sababna kuring pegat
tapi nu ahir lain kaabadian
kakasih dina hate ngawih deui

Iuh,iuh gunung kuring
nyata, nyata tanda-tanda
ngabalungbung jalan hirup
nepi ka nyawa rek asup
ka maranehna kuring rek balik
ka maranehna kuring rek pamit





LAGU HIRUP
(Eddy D. Iskandar, 1992)

Unggal poe unggal lengkah
nataan tanggal dina kalender
angger aya nu diarep-arep
ari umur melesat henteu kajeueung

Dina beja dina carita
teu weleh aya nu miheulaan
warna-warni kajadian, teu kapireng
da puguh katalimbeng rusiah

Dina sakeclak cimata,
Aya kasedih, nu teu kedal.
Dina kongkolak kahirupan.
Aya nu miang teu mulang deui
11.07 Posted by Arie No comments Posted in ,
Berikut adalah contoh Praktikum Biologi tentang Cara Pembuatan Pupuk Cair (BIO MOL) yang pernah saya lakukan ketika saya SMA.

BAB 1
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang
Pupuk merupakan zat yang fungsinya untuk meningkatkan kesuburan tanaman. Pupuk di bagi ke dalam 2 macam yaitu pupuk organic dan pupu anorganik. Pupuk organic ialah pupuk yang di hasilkan dari sisa-sisa mahluk hidup yang sudah mati. Sedangkan pupuk anorganik ialah pupuk yang di buat dari buatan manusia menggunakan za-zat kimia buatan. Salah satu pupuk organic ialah Biomol. Biomol adalah suatu zat yang fungsinya sama seperti pupuk, namun dalam bentuk cair yang di hasilkan dari sisa-sisa makanan.
Dewasa ini pupuk merupakan salah satu kebutuhan pokok yang harus dipenuhi untuk kebutuhan pertanian. Namun pada kenyataannya banyak peteani-petani yang masih banyak menggunakan pupuk-pupuk anorganik karena sifatnya yang mudah didapat dan harganya murah namun pupuk jenis tersebut dapat berbahaya bagi lingkungan.
Oleh karena itu sebaiknya pupuk yang digunakan pupuk yang berasal dari mahluk hidup atau pupuk organic. Salah satu pupuk organic yang mudah di buat dan dapat mengurangi jumlah sampah ialah mol. Karena mol dibuat dari sisa-sisa makanan rumah tangga.



BAB 2
TINJAUAN MATERI

1.1 Dasar teori
Membuat pupuk organik sebenarnya sangatlah mudah, bahkan tanpa tempat dan mesin khusus. Secara alami limbah organik akan terurai dengan sendirinya. Namun dengan membiarkannya begitu saja, proses pembusukan membutuhkan waktu yang cukup lama. Salah satu activator yang cukup murah adalah larutan MOL (Mikro Organisme Lokal)
Larutan MOL (Mikro Organisme Lokal) adalah larutan hasil fermentasi yang berbahan dasar dari berbagai sumber daya yang tersedia setempat baik dari tumbuhan maupun hewan. Larutan MOL mengandung unsur hara mikro dan makro dan juga mengandung bakteri yang berpotensi sebagai perombak bahan organik dalam tanah, perangsang pertumbuhan pada tanaman, dan sebagai agens pengendali hama dan penyakit tanaman
Peran MOL dalam kompos, selain sebagai penyuplai nutrisi juga berperan sebagai komponen bioreaktor yang bertugas menjaga proses tumbuh tanaman secara optimal. Fungsi dari bioreaktor sangatlah kompleks, fungsi yang telah teridentifikasi antara lain adalah penyuplai nutrisi melalui mekanisme eksudat, kontrol mikroba sesuai kebutuhan tanaman, menjaga stabilitas kondisi tanah menuju kondisi yang ideal bagi pertumbuhan tanaman, bahkan kontrol terhadap penyakit yang dapat menyerang tanaman
Larutan MOL ini dibuat sangat sederhana yaitu dengan memanfaatkan limbah dari rumah tangga atau tanaman di sekitar lingkungan misalnya sisa-sisa tanaman seperti bonggol pisang, gedebong pisang, buah nanas, jerami padi, sisa sayuran, nasi basi, dan lain-lain.
Bahan utama dalam larutan MOL teridiri dari 3 jenis komponen, antara lain :
1. Karbohidrat : air cucian beras, nasi bekas, singkong, kentang dan gandum
2. Glukosa : cairan gula merah, cairan gula pasir, air kelapa/nira
3. Sumber bakteri : keong mas, buah-buahan misalnya tomat, papaya, dan kotoran hewan
Berikut ini berbagai contoh larutan MOL (mikro organisme lokal) yang sudah dibuat dan diaplikasikan para petani antara lain :
1. MOL buah-buahan untuk membantu malai (bulir padi) agar lebih berisi.
2. MOL daun cebreng untuk penyubur daun tanaman, disemprotkan pada padiumur 30 HST.
3. MOL bonggol pisang untuk dekomposer saat pembuatan kompos, dan disemprotkan pada tanaman padi 10, 20, 30 dan 40 HST.
4. MOL sayuran untuk merangsang tumbuhnya malai (bulir padi), disemprotkan pada usia padi 60 HST.
5. MOL rebung bambu untuk merangsang pertumbuhan tanaman, disemprotkan pada usia padi 15 HST.
6. MOL limbah dapur untuk memperbaiki struktur fisik, biologi, dan kimia tanah, disemprotkan pada saat olah tanah.
7. MOL protein untuk nutrisi tambahan pada tanaman, disemprotkan pada usia 15 HST.
8. MOL nimba dan surawung untuk mencegah penyakit tanaman




BAB 3
METODE PENELITIAN

1.1 Metode Penelitian
Metode penelitian dilakukan dengan cara melakukan praktikum langsung di laboratorium dengan cara membuat larutan MOL (mikro organisme lokal) yang kemudian disimpan lebih kurang 14 hari.

1.2 Tempat penelitian
Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Biologi Kampus SMA Negeri 2 Tasikmalaya.

1.3 Waktu Penelitian
Penelitian ini dilaksanakan pada hari Rabu, tanggal 18 januari 2012, Lamanya penelitian berlangsung lebih kurang selama 1 jam pelajaran.

1.4 Alat dan bahan
Alat :
• Pisau
• Ember
• Saringan
• Ember
• Gayung
• Tatakan kayu
• Plastik
• Tali

Bahan :
• Gula Merah
• Air kelapa
• Air cucian beras
• Sayuran dan buah-buahan busuk

1.5 Langkah Kerja
1. Siapkan alat dan bahan yang akan digunkan dalam pembuatan mol,
2. Isi ember dengan air kelapa dan cucian beras dengan perbandingan 1:1,
3. Haluskan gula merah, kemudian masukan ke dalam ember yang berisi campuran air kelapa dan cucian beras,
4. Mulalah memotong limbah yang berukuran besar, termasuk buah mengkudu,
5. Masukan limbah sedikit demi sedikit kedalam ember, aduk sampai merata.
6. Setelah merata tutup ember dengan plastik dan berikan sedikit air diatas plastik,
7. Simpan selama kurang lebih 2 minggu dan pastikan kedap udara.

7.1 Metode pengumpulan data
1. Eksperimen, dengan melakukan percobaan dan pengujian pada penelitian yang dilakukan.
2. Studi Pustaka (library research), dengan melakukan kajian dari berbagai literatur yang sesuai dengan penelitian

7.2 Metode pengolahan data
1. Melakukan praktikum;
2. Mengumpulkan data;
3. Mengedit data;
4. Membuat laporan penelitian.



BAB 4
HASIL PENELITIAN
Hasil dari penelitian yang kami lakukan berdasarkan cara kerja diatas ialah, kami telah membuat mol yang telah siap paai, namun untuk menggunakannya supaya lebih baik kita harus menggunakan perbandingan 1:10. 1 untuk jumlah volume mo, dan 10 untuk jumlah volume air.



BAB 5
KESIMPULAN DAN SARAN

1.1 Kesimpulan
Proses pembuatan pupuk cair dengan bahan organik seperti sampah-sampah dapur, kulit buah dan sejenisnya tidaklah sulit bila kita mempunyai niat dan usaha untuk membuatnya. Bahan dan alat yang ada hampir semuanya sering kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari. Dengan memanfaatkan bahan-bahan dari sampah organik yang tidak merusak ekosistem dan habitat di lingkungan sekitar tentunya akan meningkatkan kapasitas dan produksi pada pertanian maupun perkebunan bahkan bagi yang mempunyai kegemaran dengan tanaman seperti bunga dan buah-buahan.
Seiring meningkatnya suhu di permukaan bumi, penggunaan berbagai bahan organik daripada kimia untuk menyuburkan tanaman di perkebunan misalnya akan mengurangi dan menyuburkan permukaan tanah dengan pupuk cair organik sebagaimana yang telah dilakukan proses pembuatannya di atas. Hal ini tentunya akan sangat membantu dalam mengurangi tingkat polusi dan pencemaran dalam tanah sehingga menekan banyaknya limbah rumah tangga dan dapur yang sangat mengganggu. Sehingga limbah yang tadinya merusak dan mengganggu ekosistem lingkungan akan menyuburkan tanah melalui pembuatan pupuk cair dengan bahan organik.
Apabila dilihat dari segi ekonomi, pembuatan pupuk cair juga dapat menjadi suatu alternatif dalam mengurangi dan menekan angka pengangguran dan pastinya akan dapat membuka dan menambah peluang lapangan kerja. Tingginya angka pengangguran di negeri ini sudah sangat memprihatinkan. Setiap tahun angka lulusan peserta didik dari lembaga formal tidak seimbang dengan lapangan kerja yang ada. Hal itu belum dilihat dari para peserta didik yang gagal dalam menempuh ujian akhir yang akhirnya harus meneruskan dan mengulang serta mendaftar pada lembaga pendidikan nonformal seperti Kejar Paket di PKBM untuk mengikuti Ujian Kesetaraan.
Hal terpenting yang perlu dimiliki oleh peserta belajar pada lembaga pendidikan non-formal sekarang adalah bukan pengetahuan secara teoretis namun skill lebih dibutuhkan dan tentunya akan mampu menambah kemampuan dan ketrampilan para calon penerus generasi bangsa tersebut.

1.2 Saran
Untuk penelitian kedepanya, harus lebih diperhatikan hal-hal berikut:
1. Untuk pengsisian air pada tabung reaksi diusahakan untuk jangan ada udara yang masuk ke dalam tabung reaksi ;
2. Dalam penyimpanan tanaman pada corong, usahakan agar batang tanaman tidak masuk ke dalam corong, karena itu akan menghambat proses keluarnya gelembung ke dalam tabung reaksi.
3. Menentukan waktu penelitian yang lebih tepat, agar suhu lingkungan tidak berubah-rubah sehingga sulit untuk menentukan data yang akurat.


DAFTAR PUSTAKA
• www.scribd.com
• id.answer.yahoo.com
• www.wikipedia.org.id

Rabu, 14 Desember 2011

10.25 Posted by Arie No comments Posted in ,

I. PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Persoalan budaya dan karakter bangsa kini menjadi sorotan tajam masyarakat. Sorotan itu mengenai berbagai aspek kehidupan, tertuang dalam berbagai tulisan di media cetak, wawancara, dialog, dan gelar wicara di media elektronik. Selain di media massa, para pemuka masyarakat, para ahli, dan para pengamat pendidikan, dan pengamat sosial berbicara mengenai persoalan budaya dan karakter bangsa di berbagai forum seminar, baik pada tingkat lokal, nasional, maupun internasional. Persoalan yang muncul di masyarakat seperti korupsi, kekerasan, kejahatan seksual, perusakan, perkelahian massa, kehidupan ekonomi yang konsumtif, kehidupn politik yang tidak produktif, dan sebagainya menjadi topik pembahasan hangat di media massa, seminar, dan di berbagai kesempatan.
Berbagai alternatif penyelesaian diajukan seperti peraturan, undang-undang, peningkatan upaya pelaksanaan dan penerapan hukum yang lebih kuat.
Alternatif lain yang banyak dikemukakan untuk mengatasi, paling tidak mengurangi, masalah budaya dan karakter bangsa yang dibicarakan itu adalah pendidikan. Sebagai alternatif yang bersifat preventif, pendidikan diharapkan dapat mengembangkan kualitas generasi muda bangsa dalam berbagai aspek yang dapat memperkecil dan mengurangi penyebab berbagai masalah budaya dan karakter bangsa.
Kurikulum adalah jantungnya pendidikan (curriculum is the heart of education). Oleh karena itu, sudah seharusnya kurikulum, saat ini, memberikan perhatian yang lebih besar pada pendidikan budaya dan karakter bangsa dibandingkan kurikulum masa sebelumnya. Pendapat yang dikemukakan para pemuka masyarakat, ahli pendidikan, para pemerhati pendidikan dan anggota masyarakat lainnya di berbagai media massa, seminar, dan sarasehan yang diadakan oleh Kementerian Pendidikan Nasional pada awal tahun 2010 menggambarkan adanya kebutuhan masyarakat yang kuat akan pendidikan budaya dan karakter bangsa. Apalagi jika dikaji, bahwa kebutuhan itu, secara imperatif, adalah sebagai kualitas manusia Indonesia yang dirumuskan dalam Tujuan Pendidikan Nasional.

B. Pengertian Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa
Undang-Undang Republik Indonesia nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (UU Sisdiknas) merumuskan fungsi dan tujuan pendidikan nasional yang harus digunakan dalam mengembangkan upaya pendidikan di Indonesia. Pasal 3 UU Sisdiknas menyebutkan, “Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab”. Tujuan pendidikan nasional itu merupakan rumusan mengenai kualitas manusia Indonesia yang harus dikembangkan oleh setiap satuan pendidikan. Oleh karena itu, rumusan tujuan pendidikan nasional menjadi dasar dalam pengembangan pendidikan budaya dan karakter bangsa.

C. Fungsi Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa
Fungsi pendidikan budaya dan karakter bangsa adalah:
1. Pengembangan: pengembangan potensi peserta didik untuk menjadi pribadi berperilaku baik; ini bagi peserta didik yang telah memiliki sikap dan perilaku yang mencerminkan budaya dan karakter bangsa
2. Perbaikan: memperkuat kiprah pendidikan nasional untuk bertanggung jawab dalam pengembangan potensi peserta didik yang lebih bermartabat
3. Penyaring: untuk menyaring budaya bangsa sendiri dan budaya bangsa lain yang tidak sesuai dengan nilai-nilai budaya dan karakter bangsa yang bermartabat.
D. Tujuan Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa
Tujuan pendidikan budaya dan karakter bangsa adalah:
1. Mengembangkan potensi kalbu/nurani/afektif peserta didik sebagai manusia dan warganegara yang memiliki nilai-nilai budaya dan karakter bangsa,
2. Mengembangkan kebiasaan dan perilaku peserta didik yang terpuji dan sejalan dengan nilai-nilai universal dan tradisi budaya bangsa yang religious,
3. Menanamkan jiwa kepemimpinan dan tanggung jawab peserta didik sebagai generasi penerus bangsa,
4. Mengembangkan kemampuan peserta didik menjadi manusia yang mandiri, kreatif, berwawasan kebangsaan,
5. Mengembangkan lingkungan kehidupan sekolah sebagai lingkungan belajar yang aman, jujur, penuh kreativitas dan persahabatan, serta dengan rasa kebangsaan yang tinggi dan penuh kekuatan (dignity).
E. Nilai-nilai dalam Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa
Nilai-nilai yang dikembangkan dalam pendidikan budaya dan karakter bangsa diidentifikasi dari sumber-sumber berikut ini.
1. Agama: masyarakat Indonesia adalah masyarakat beragama. Oleh karena itu, kehidupan individu, masyarakat, dan bangsa selalu didasari pada ajaran agama dan kepercayaannya. Secara politis, kehidupan kenegaraan pun didasari pada nilai-nilai yang berasal dari agama. Atas dasar pertimbangan itu, maka nilai-nilai pendidikan budaya dan karakter bangsa harus didasarkan pada nilai-nilai dan kaidah yang berasal dari agama.
2. Pancasila: negara kesatuan Republik Indonesia ditegakkan atas prinsip-prinsip kehidupan kebangsaan dan kenegaraan yang disebut Pancasila. Pendidikan budaya dan karakter bangsa bertujuan mempersiapkan peserta didik menjadi warga negara yang lebih baik, yaitu warga negara yang memiliki kemampuan, kemauan, dan menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupannya sebagai warga negara.
3. Budaya: sebagai suatu kebenaran bahwa tidak ada manusia yang hidup bermasyarakat yang tidak didasari oleh nilai-nilai budaya yang diakui masyarakat itu. Nilai-nilai budaya itu dijadikan dasar dalam pemberian makna terhadap suatu konsep dan arti dalam komunikasi antaranggota masyarakat itu. Posisi budaya yang demikian penting dalam kehidupan masyarakat mengharuskan budaya menjadi sumber nilai dalam pendidikan budaya dan karakter bangsa.

II. PEMBAHASAN

a. Pendidikan Karakter
Ki Hajar Dewantara: “Pendidikan adalah daya upaya untuk memajukan bertumbuhnya budi pekerti (kekuatan batin, karakter), pikiran (intellect) dan tubuh anak. Bagian-bagian itu tidak boleh dipisahkan agar kita dapat memajukan kesem-purnaan hidup anak-anak kita.”
Apakah pendidikan nasional yang kita selenggarakan sampai sekarang ini sudah menjamin perwujudan ide mengenai keseimbangan imtak dan iptek serta prinsip-prinsip akhlak mulia itu dalam praktik? Menurut saya, hal itu benar-benar belum tercermin. Pendidikan kita selama ini sama sekali tidak atau belum berhasil membantu agar manusia Indonesia dan bangsa kita menjadi cerdas dalam pengertian seperti tersebut di atas. Pendidikan kita masih terlalu bersifat kognitif dengan orientasi konten yang dari waktu ke waktu terus menerus dibebani titipan oleh aneka kepentingan dari sekeliling. Dalam kenyataan, taksonomi Bloom yang menggambarkan adanya tiga elemen pokok dalam pendidikan, yaitu aspek-aspek affective, cognitive, dan psychomotoric tidak lah berkembang secara seimbang antara satu dengan yang lain. Pendidikan kita tidak berhasil membentuk sikap dan karakter, dan tidak juga membangun kapasitas kemampuan teknis untuk melakukan menerapkan pengetahuan dan sikap-sikap yang dimiliki dalam praktik.
Sampai sekarang pendidikan kita masih terus berorientasi kepada ‘konten’ pengetahuan. Memang benar kebijakan kirukulum kita sudah sejak lama diubah dari orientasi konken (content-base curriculum) ke kompetensi (competence-base curriculum). Namun dalam praktik orientasi konten atau orientasi kepada materi muatan pengetahuan, terus saja dipraktikkan. Bahkan, setiap muncul kritik akan kinerja pendidikan, selalu muncul tawaran yang dianggap solusi yang baik, yaitu penambahan jam pelajaran atau penambahan mata pelajaran yang dinilai sangat penting. Padahal, pengetahuan dan ilmu pengetahuan dewasa ini terus berkembang sifatnya akibat teknologi informasi dan komunikasi yang dipraktikkan secara luas. Informasi pengetahuan mengalami proses globalisasi yang cepat dan memudahkan bagi siapa saja untuk menguasainya. Karena itu, pola-pola pendidikan dan pengajaran yang berorientasi penguasaan konten atau materi ilmu pengetahuan haruslah mengalami perubahan secara mendasar. Kita tidak lagi memerlukan peran guru sebagai narasumber. Guru cukup berfungsi sebagai fasilitator dan pembimbing teknis cara mencari dan memahami informasi pengetahuan itu melalui sarana teknologi komunikasi dan informasi modern.
Dengan demikian, yang harus kita andalkan dari peran guru di masa mendatang adalah keteladanan dan kepemimpinannya dalam membawakan suasana belajar di kelas dan di luar kelas yang tidak berorientasi konten. Guru harus menjadi teladan, membimbing, dan mengarahkan tuntunan sikap dan akhlak mulia untuk membentuk kepribadian dan watak atau karakter, sekaligus kemampuan-kemampuan teknis bagi para peserta didik. Karena itu, orientasi pendidikan kita haruslah mengutamakan aspek-aspek afektif dan psikomotorik, dan bukan kognitif yang dapat dicari sendiri oleh para peserta didik. Yang penting ada dalam diri setiap peserta didik adalah sikap, karakter dan motivasi yang kuat disertai kemampuan teknis untuk mencari, menermukan, mengumpulkan, memahami, dan menguasai segala informasi ilmu pengetahuan yang diperlukan dalam hidup, bekerja, dan untuk bertindak dalam meningkatkan kualitas hidup pribadi dan kualitas hidup bersama dalam masyarakat dan bangsa kita sekarang dan di masa datang.
Dalam pembentukan watak atau karakter dan peningkatan kemampuan-kemampuan bertindak atau beraksi, tentu saja diperlukan penguasaan banyak informasi pengetahuan. Akan tetapi di samping informasi pengetahuan, yang jauh lebih penting lagi adalah pengaruh keteladanan dan hasil tempaan pengalaman praktik. Oleh sebab itu, pendidikan karakter haruslah berorientasi pada pengalaman praktik, pada proses kegiatan, bukan pada output atau hasil, pada nilai ujian, pada ‘ranking’ prestasi akademis, dan sebagainya. Pendidikan karakter lebih banyak dipengaruhi oleh keteladanan yang ada di lingkungan belajar, dan pengalaman praktik dan pengalaman bekerja yang dialami langsung oleh para peserta didik. Untuk itu, perlu dipikirkan kemungkinan mengubah format pendidikan agama, misalnya, tidak lagi berorientasi konten dan output yang diukur dengan jumlah jam pelajaran dan dengan hasil ujian. Pendidikan agama lebih baik dilakukan melalui praktik kegiatan untuk sholat berjamaah, misalnya, untuk berperilaku mulia dalam bertutur kata dan dalam bersikap terhadap guru, terhadap teman, terhadap tetangga, dan sebagainya. Untuk ekstrimnya, jika sekiranya kegiatan-kegiatan demikian dapat diintensifkan dengan efektif dan para guru benar-benar dapat dijadikan teladan untuk itu, maka dapat saja mata pelajaran agama secara formal ditiadakan sama sekali.
Sudah barang tentu, pendidikan watak itu tidak hanya perlu dan tidak dapat hanya dilakukan di dalam kelas. Ada banyak aktor dan faktor berpengaruh yang harus diperhitungkan. Di luar kelas, kita menemukan dunia tontonan melalui media televisi dan media elektronik, dan media lainnya. Di luar kelas, kita juga terlibat dalam lingkungan kerja dan lingkungan pergaulan. Di luar kelas, kita hidup dalam keluarga yang memberikan kepada setiap peserta didik “field of experience” yang dapat membentuk “frame of reference” dalam diri setiap peserta didik. Karena itu, perlu pengaturan yang bersifat sistemik dan terintegrasi antar semua aktor dan faktor di atas untuk merekayasa suatu arah pendidikan watak, pendidikan karakter, yang kita cita-citakan bersama bagi bangsa ke menuju masa depan.
Kesepakatan Nasional Pengembangan Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa:
1. Pendidikan budaya dan karakter bangsa merupakan bagian integral yang tak terpisahkan dari pendidikan nasional secara utuh.
2. Pendidikan budaya dan karakter bangsa harus dikembangkan secara komprehensif sbg proses pembudayaan. Oleh karena itu, pendidikan dan kebudayaan secara kelembagaan perlu diwadahi secara utuh.
3. Pendidikan budaya dan karakter bangsa merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah, masyarakat, sekolah dan orangtua. Oleh karena itu pelaksanaan budaya dan karakter bangsa harus melibatkan keempat unsur tersebut.
4. Dalam upaya merevitalisasi pendidikan dan budya karakter bangsa diperlukan gerakan nasional guna menggugah semangat kebersamaan dalam pelaksanaan di lapangan.

b. Pendidikan Aksi
Watak, karakter, dan kepribadian bagaimana juga terbentuk melalui pengalaman. Itulah sebabnya prinsip ‘learning by doing’ menjadi sangat penting. Pengetahuan yang kita peroleh dari bacaan biasanya hanya bersifat kognitif, hanya mengandung dimensi reflektif. Akan tetapi, pengetahuan yang diperoleh dari pengalaman praktik berdimensi reflektif dan sekaligus aktif. Seperti dikemukakan oleh Paulo Freire dalam “Paedagogy of the Oppressed”, perubahan selalui dimulai dari sebuah kata. Akan tetapi, menurutnya, kata yang baik dan efektif untuk itu haruslah mengandung 2 dimensi sekaligus, yaitu refleksi (reflection) and aksi (action).
Jika kata hanya berisi refleksi, pengertian, dan pemahaman saja, maka kata yang demikian itu jika dikuasai hanya akan menghasilkan verbalisme. Seseorang yang banyak tahu secara kognitif, hanya menguasai dimensi refleksi dari kata-kata, akan menjadi orang yang verbalis, NATO atau “Never Action, but Talking Only”. Tetapi sebaliknya, jika kata hanya berisi aksi atau berisi tindakan, maka kata yang demikian itu hanya akan menghasilkan aktivisme, yaitu aktivisme tanpa perenungan, tanpa pemahaman dan pengertian. Aktifitas yang lahir dari sikap aktifisme seperti itu akan menjadi aktifitas tanpa jiwa dan tanpa kedalaman makna.
Karena itu, Paulo Freire menawarkan konsep ‘fraksis’ (praxis) sebagai gabungan dari dimensi releksi dan aksi itu dalam kata (word). Fraksisiologi kata itulah yang penting kita wujudkan dalam pendidikan, yaitu pendidikan ‘kata-kata’ yang menyatu dengan tindakan-tindakan aksi. Pendidikan teoritis yang diikuti oleh praktik. Pendidikan di dalam kelas diiringi dengan pendidikan di lapangan. Pendidikan verbal dengan bertutur kata baik secara lisan ataupun tulisan yang diiringi dengan pendidikan melalui kerja, melalui pengalaman, ‘learning by doing’. Melalui pengalaman praktik yang demikian itu, pengetahuan tidak hanya akan menghasilkan refleksi, tetapi juga mengandung aksi.
Untuk itulah, maka proses belajar mengajar yang kita terapkan di sekolah dan di perguruan tinggi dewasa ini sudah semestinya dievaluasi dengan sungguh-sungguh. Jangan menjadikan peserta didik kita hanya pandai berkata-kata tetapi tidak pandai mewujudkan kata-kata itu dalam kenyataan praktik. Revolusi, hanya dapat dilakukan dengan kata-kata yang menurut Freire mengandung aksi, yaitu kata-kata yang praksis, bukan yang verbalis ataupun sekedar aktifistis.

c. Pencerahan Budaya dan Peradaban
Pendidikan watak atau pendidikan karakter itu sangat menentukan kualitas peradaban bangsa kita di masa depan. Pendidikan karakter akan membantu kita membuka pintu pencerahan dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Arus informasi pengetahuan yang bergerak luas di dunia maya akan sangat mudah dikuasai oleh siapa saja yang tercerahkan (enlightened personalities). Semakin banyak, luas, dan mendalam informasi dikuasai oleh anak bangsa kita, makin besar pula potensi bangsa kita untuk maju dan berperan aktif dalam pergaulan antar peradaban modern.
Indonesia adalah negeri dengan penduduk keempat terbesar di dunia dan hidup di wilayah benua maritime yang sangat kaya dari semua aspeknya. Jika kita tidak tertinggal, maka bersamaan dengan terus meningkatnya kualitas sumber daya manusia di seluruh dunia, sudah tentu pada saatnya Indonesia akan berkembang menjadi salah satu kiblat peradaban umat manusia. Untuk itulah maka kita memerlukan upaya-upaya pencerahan dalam membentuk kepribadian, watak, dan karakter generasi muda sekarang agar menghasilkan insan-insan unggulan di segala bidang. Untuk itu, bangsa kita memerlukan strategi pembangunan pendidikan nasional yang dinamis dan responsif terhadap tuntutan kebutuhan demikian itu. Strategi pendidikan nasional yang kita praktikkan sekarang memerlukan reformasi yang mendasar dan bahkan boleh jadi bersifat radikal sehingga dapat membuka optimisme ke arah perbaikan yang berarti di masa mendatang.
Untuk itu, kita perlu menyampaikan harapan, kiranya kaum cerdik cendekia dan khususnya para ahli pendidikan dapat memikirkan pelbagai altenatif solusi dalam memperbaiki sistem pendidikan nasional kita dan kinerja lembaga-lembaga pendidikan kita dalam arti sempit, dan integrasi sistem pendidikan dalam arti luas dengan melibatkan semua actor dan factor yang berpengaruh terhadap pembentukan karakter bangsa.


sumber: berbagai sumber

Selasa, 28 Juni 2011

11.06 Posted by Arie No comments Posted in ,
Haji dan Umrah serta penyelenggaraannya

Rukun islam yang terakhir adalah pergi haji ke Baitullah untuk melaksanakan serangkaian amal ibadah sesuai dengan syarat, rukun dan waktu yang telah ditentukan
Ibadah haji ditentukan kepada muslim yang mampu,yaitu sudah mempunyai bekal yang cukup untuk pergi dan bekal bagi keluarga yang ditinggalkannya.Sama halnya dengan umrah yang dapat dilakukan pada bulan-bulan lain selain bulan Zulhijah.

Haji dan umrah merupakan suatu kegiatan rohani yang didalamnya terdapat pengorbanan,ungkapan rasa syukur,berbuat kebajikan dengan kerelaan hati,melaksanakan perintah Allah serta mewujudkan pertemuan besar dengan umat muslim lainnya di seluruh dunia.
Firman Allah yang artinya :
“Dan(ingatlah),ketika kami menjadikan rumah (Ka’bah)tempat berkumpul dan tempat yang aman bagi manusia.Dan jadikan maqam Ibrahim itu tempat salat.Dan telah kami perintahkan kepada Ibrahim dan Ismail,”Bersihkan rumah-Ku untuk orang-orang yang tawaf,orang yang itikaf,orang yang rukuk dan orang yang sujud”

Pengertian Haji dan Umrah

Haji adalah rukun Islam yang kelima setelah syahadat, shalat, zakat dan puasa.
Pengertian haji menurut bahasa (etimologi) adalah pergi ke Baitullah (Ka’bah) untuk melaksanakan ibadah yang telah ditetapkan/ditentukan Allah SWT
Pengertian haji menurut istilah (terminologi) adalah pergi beribadah ke tanah suci (Mekah), melakukan tawaf, sa’i dan wukuf di Padang Arafah serta melaksanakan ketentuan-ketentuan haji di bulan Zulhijah.

Pengertian umrah menurut bahasa (etimologi) yaitu diambil dari kata I’tamara yang artinya berkunjung.
Pengertian umrah menurut syariat yaitu
Berkunjung ke Baitullah(Masjidil Haram) dengan tujuan mendekatkan diri kepada Allah dengan syarat tertentu yang waktunya tidak ditentukan seperti halnya haji.

Kegiatan inti ibadah haji dimulai dari tanggal 8 Dzulhijjah ketika umat Islam bermalam di Mina, wukuf (berdiam diri) di Padang Arafah pada tanggal 9 Dzulhijjah, dan berakhir setelah melempar jumrah (melempar batu simbolisasi setan) pada tanggal 10 Dzulhijjah.
Masyarakat Indonesia lazim juga menyebut hari raya Idul Adha sebagai Hari Raya Haji karena bersamaan dengan perayaan ibadah haji ini.


Hukum Haji dan Umrah

Hukum melaksanakan haji adalah wajib bagi setiap muslim yang mampu sesuai dengan firman Allah , yang artinya :
“Di sana terdapat tanda-tanda yang jelas,(di antaranya) maqam Ibrahim.Barang siapa memasukinya (Baitullah)amanlah dia.Dan(di antara) kewajiban manusia terhadap Allah adalah melaksanakan ibadadah haji ke Baitullah,yautu bagi orang-orang yang mampu mengadakn perjalanan ke sana.Barang siapa mengingkari (kewajiban)haji,maka ketahuilah bahwa Allah Mahakaya (tidak memerlukan sesuatu)dari seluruh alam.”

Sebagian ulam berpendapat bahwa umrah hukumnya mutahabah,artinya baik untuk dilakukan dan tidak di wajibkan.
Sebagaimana dalam hadist Nabi Muhammmad SAW, yang artinya :
“Dari Talhah Ibnu Abdillah,sungguh ia mendengar Rasulullah saw,bersabda :Haji adalah jihad sedangkan Umrah adalah tatawwu”

Syarat, Rukun, Wajib, serta Sunnah Haji dan Umrah

Syarat Sah Haji :
1. Agama Islam
2. Dewasa / baligh
3. Berakal (tidak gila)
4. Merdeka, bukan budak

Syarat mampu dalam Ibadah Haji
1. Sehat jasmani dan rohani tidak dalam keadaan tua renta, sakit berat, lumpuh, m engalami sakit parah menular, gila, stress berat, dan lain sebagainya. Sebaiknya haji dilaksanakan ketika masih muda belia, sehat dan gesit sehingga mudah dalam menjalankan ibadah haji dan menjadi haji yang mabrur.

2. Memiliki uang yang cukup untuk ongkos naik haji (onh) pulang pergi serta punya bekal selama menjalankan ibadah haji. Jangan sampai terlunta-lunta di Arab Saudi karena tidak punya uang lagi. Jika punya tanggungan keluarga pun harus tetap diberi nafkah selama berhaji.

3. Keamanan yang cukup selama perjalanan dan melakukan ibadah haji serta keluarga dan harta yang ditinggalkan selama berhaji. Bagi wanita harus didampingi oleh suami atau muhrim laki-laki dewasa yang dapat dipercaya.

Rukun Haji :
Rukun haji adalah hal-hal yang wajib dilakukan dalam berhaji yang apabila ada yang tidak dilaksanakan, maka dinyatakan gagal haji alias tidak sah, harus mengulang di kesempatan berikutnya.
Rukun haji diantaranya :
1. Ihram
2. Wukuf
3. Thawaf
4. Sa'I
5. Tahallul
6.Tertib

1. Ihram
Berniat untuk mulai mengerjakan ibadah haji dengan memakai kain putih yang tidak dijahit. Ibadah ini di mulai setelah sampai miqat (batas yang telah ditetapkan). Miqat terbagi dua, yaitu: miqat zamani dan miqat makani.
2. Wukuf
Wukuf yang dilaksanakan di Arafah adlah berhenti di padang arafah sejak tergelincirnya matahari tanggal 9 dzulhijah samapi terbit fajar tanggal 10 dzulhijah.

3. Tawaf
Tawaf adalah mengelilingi Ka’bah kebalikan dengan arah jarum jam sebanyak 7 kali.
Macam-macam tawaf diantaranya :
a. Tawaf qudum
b. Tawaf ifadah
c. Tawaf sunah
d. Tawaf nazar
e. Tawaf wada

4. Sa’I
Lari – lari kecil atau jalan cepat antara safa dan marwah. Syarat – syarat sa’i adalah sebagai berikut:
a. Dimulai dari bikit safa dan berakhir di bukit marwa.
B. Dilakukan sebanyak tujuh kali
c. Melakukan sa’I setelah tawaf qudub.

5. Tahalul
Mencukur atau menggunting rambut sedikitnya tiga helai. Pihak yang mengatakan mencukur sebagai rukun haji beralasan karna tidak dapat diganti mdengan penyembelihan.

6. Tertib
Menjalankan rukun haji secara berurutan.

Wajib Haji

Diantaranya sebagai berikut :
1. Ihram mulai dari miqat.
2. Bermalam di Muzdalifah pada malam hari raya haji.
3. Melempar jumratul aqabah
4. Melempar 3 jumrah :
a. Jumrah ula
b. Jumrah wusta
c. Jumrah aqabah

5. Bermalam di Mina
6. Tawaf wada
7. Menjauhkan diri dari larangan/perbuatan yang diharamkan dalm ihram dan umrah.


Sunah Haji
1. Cara mengerjakan haji &umrah,dintaranya :
a. Ifrad :Melakukan haji terlebih dahulu,kemudian baru umrah
b. Tamattu :Mendahulukan umrah kemudian haji.
c. Qiran :Ibadah haji dan umrah dilakukan secara bersama-sama.

* Membaca talbiyah selama dalam ihram sampai melempar jumrah aqabah pada Hari
* Raya Haji (Idul Adha).
* Berdoa setelah membaca talbiyah
* Berzikir sewaktu tawaf
* Salat 2 rakaat setelah tawaf
* Masuk ke Ka’bah

Rukun dan Wajib Umrah

a. Rukun Umrah :
1. Ihram disertai niat
2. Tawaf/mengelilingi ka’bah
3. Sa’i/lari-lari kecil antara safa dan marwah
4. Bercukur/memotong rambut minimal 3 helai
b. Wajib Umrah :
1. Ihram dari miqat,diantaranya :
2. Miqat zamami (batas waktu) yakni dapat dilakukan sewaktu-waktu.
3. Miqat makani (batas mulainya ihram)seperti haln
4. Menjaga diri dari larangan –larangan miqat

Perilaku Cerminan Hikmah Haji dan Umrah:
a. mempelajari serta memahami ibadah haji dan umrah
b. memahami sejarah nabi-nabi khusus nya nabi ibrahim dan nabi ismail
c. mengajarkan ke taqwaan kepada allah
d. memotivasi diri untuk mempelajari sirah nabawiyah dan ayat-ayat allah
e. melatih kesabaran dan berbuat baik disertai dengan komitmen melaksanakan rukun islam.dll

silahkan download PPT filenya disini

Senin, 27 Juni 2011

09.47 Posted by Arie No comments Posted in ,
Inilah beberapa contoh soalbeserta jawaban soal Geografi kelas X SMA.

Soal
1. Jelaskan klasifikasi laut berdasarkan Proses Terjadinya dan berdasarkan kedalamannya !
2. Jelaskan yang dimaksud tinggi dan panjang gelombang laut !
3. Jelaskan kenapa terjadi adanya arus panas dan arus dingin, dan apa pengaruhnya terhadap kehidupan manusia ?
4. Jelaskan dan gambarkan kedudukan bulan,bumi, mata hari yang mempengaruhi terhadap pasang purnama dan pasang perbani !
5. Jelaskan faktor faktor yang mempengaruhi kadar garam air laut ditiap daerah tidak sama !


Jawaban
1. Klasifikasi laut berdasarkan Proses Terjadinya dan berdasarkan kedalamannya:
a). Berdasarkan proses terjadinya
Berdasarkan proses terjadinya, laut dapat dibedakan atas tiga macam, yaitu sebagai berikut:
1) Laut transgesi, adalah laut yang terjadi sebagai akibat naiknya transgesi yang biasanya kurang dari 200 meter. Oleh karena itu, laut ini sering juga disebut laut dangkal.
2) Laut ingresi, adalah laut yang terjadi karena adanya penurunan bagianpermukaan bumi (degradasi). Kedalaman laut ingresi biasanya lebih dari 200 meter, sehingga laut ingresi dikenal sebagai laut dalam .
3) Laut regresi, adalah laut yang terjadi sebagai akibat proses pengendapan lumpur sungai (sedimen fluvial).
b). Berdasarkan kedalamannya
Berdasarkan kedalamannya, laut dapat dibedakan atas beberapa macam,yaitu sebagai berikut:
1)Zone litoral adalah wilayah laut yang pada saat terjadinya pasang naik tertutup oleh air laut dan ketika air laut surut wilayah ini menjadi kering. Zona ini sering disebut sebagai wilayah pasang surut.
2)Zona neritik adalah wilayah laut mulai zona pasang surut sampai kedalaman 200 meter. Zona ini merupakan tempat terkonsentrasinya biota laut, terutama berbagai jenis ikan. Zona neritik sering disebut wilayah laut dangkal.
3)Zona batial adalah wilayah laut yang merupakan lereng benua yang tenggelam di dasar samudera. Kedalaman zona ini berkisar di atas 200 meter – 2000 meter.
4)Zona abisial adalah wilayah laut yang merupakan wilayah dasar samudra. Kedalamannya di atas 2000 meter, dan jenis biota yang ada pada zona ini terbatas.

2. Gelombang laut adalah alunan permukaan air yang ditimbulkan oleh angin(gelombang yang terjadi di permukaan air laut atau danau) atau Gerakan naik turun air laut yang tidak disertai perpindahan masa airnya . Gelombang akibat angin lokal lebih kecil dari pada gelombang akibat badai. Di laut bebas ketinggian gelombang akibat badai dapat mencapai 12 meter dan mampu membawa batu yang sangat besar serta menghempaskannya ke Pantai.

3. Arus laut adalah gerakan air laut yang mempunyai peredaran tetap atau tidak. Pada umumnya arus laut disebabkan oleh pengaruh angin, perbedaan kadar garam air laut, perbedaan suhu, pasang naik dan pasang surut air laut dan mengisi daerah yang ditinggalkan arus (arus kompensasi atau arus pengisi).
Menurut temperaturnya, arus laut dapat dibedakan menjadi dua macam arus, yaitu:
1). Arus panas adalah arus yang temperaturnya lebih tinggi daripada daerah yang didatanginya.Contohnya: Arus Teluk, Arus Kuro Siwo, Arus Brasilia.
2). Arus dingin adalah arus yang temperaturnya lebih rendah daripada daerah yang didatanginya. Contohnya: Arus Labrador, Arus Benguela.
Dari perbedaan arus tersebut, menunjukkan adanya macam-macam arus laut dan gerakannya di tiga Samudera yang ada di dunia.
Adapun manfaat arus laut bagi kehidupan sehari-hari adalah sebagai
berikut:
a. Arus musim dipergunakan untuk para nelayan bepergian dan pulang kembali,
b. Arus konveksi menyebabkan peredaran (sirkulasi) air,
c. Untuk masa yang akan datang, arus laut dapat dimanfaatkan untukPembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA),
d. Menyebarkan tumbuh-tumbuhan, misalnya kelapa dapat terbawa arus ke tempat lain, dihempaskan ke pantai dan kemudian tumbuh di tempat itu,
e. Arus laut memengaruhi iklim.

4. Pasang naik dan pasang surut air laut disebabkan gravitasi (gaya tarik) bulan dan matahari terhadap bumi. Walaupun bulan ukurannya jauh lebih kecil daripada matahari, tetapi pengaruhnya lebih besar karena letak bulan jauh lebih dekat ke bumi daripada ke matahari. Ada dua macam pasang surut air laut, yaitu:
a). Pasang purnama (Spring tide) yaitu pasang naik dan surut yang besar
yang terjadi pada awal bulan dan pertengahan bulan (bulan purnama),
b). Pasang perbani (Neap tide), yaitu pasang naik dan surut terendah. Ini terjadi pada waktu bulan seperempat dan tiga perempat, matahari dan bulan terletak pada posisi yang membentuk sudut siku-siku (90°) satu sama lain, hingga pada kedudukan ini gaya tarik gravitasi matahari melemahkan gaya tarik bulan.

5. Kadar garam air laut tidak sama di setiap daerah, sebab tergantung pada
beberapa faktor yang mempengaruhinya, sebagai berikut:
a. Besar kecilnya penguapan
Makin besar penguapan air laut, kadar garamnya makin tinggi. Contoh: Laut Kaspia,
b. Banyak sedikitnya curah hujan
Makin banyak curah hujan, makin rendah kadar garamnya. Contohnya: Laut-laut di Indonesia,
c. Banyak sedikitnya air tawar dari sungai yang masuk
Masuknya air tawar menyebabkan rendahnya salinitas. Contohnya: Laut
Jawa, banyak sungai-sungai yang bermuara di laut ini seperti Sungai
Asahan, Sungai Rokan, Sungai Kampar, Sungai Indragiri, Sungai Batanghari,
Sungai Musi, Sungai Kapuas, Sungai Barito, Sungai Citarum, Sungai
Cimanuk, Sungai Ciliwung, Kali Solo.
d. Banyak sedikitnya cairan es yang masuk ke dalam laut
Ini terjadi di daerah yang mengalami musim dingin. Contohnya: Laut Baltik di Eropa Utara.
e. Arus laut
Dengan adanya arus laut terjadi percampuran kandungan garam, sehingga kadar garamnya lebih merata.

Jumat, 10 Juni 2011

13.06 Posted by Arie No comments Posted in


A. Deskripsi

Hysteria merupakan wahana permainan terbaru di Dunia Fantasi Ancol Taman Impian, Jakarta, yang didukung teknologi cangih dan merupakan wahana tertinggi dan memiliki kapasitas terbesar di Indonesia. Permainan ini berasal dari Amerika Serikat. Hysteria terdiri dari 2 (dua) tower dengan ketinggain 56 meter dan memiliki kapasitas 12 kursi setiap tower-nya.. Hysteria mampu mengangkut sekitar 500 penumpang/jam. Hysteria dapat memacu adrenalin pengunjung dan merasakan sensasi terlontar ke atas dengan gerakan pneumatic yang sangat halus dalam kecepatan mencapai 4G, untuk kemudian dijatuhkan kembali dengan kecepatan minus 1 G.

B. Analisis

1. Analisis Kajian Aspek Ilmu Pengetahuan
Hysteria mempunyai unsur education (pendidikan). Hysteria dengan gaya gravitasi pneumatiknya bisa menjadi sarana pembelajar ilmu fisika yang menarik bagi pengunjung, yang menghibur dan menyenangkan sehingga mudah dicerna oleh penontonnya.

2. Analisis Kajian Aspek Teknologi
Teknologi yang dipakai oleh wahana Hysteria semuanya berasal dari Amerika Serikat. Wahana ini dibangun dengan presisi yang tinggi dan terjamin keamanannya. Hysteria dirancang mampu mengangkut sekitar 500 penumpang/jam. Hysteria akan memacu adrenalin pengunjung dan merasakan sensasi terlontar ke atas dengan gerakan pneumatic yang sangat halus dalam kecepatan mencapai 4G, untuk kemudian dijatuhkan kembali dengan kecepatan minus 1 G.

3. Analisis Kajian Aspek Entertainment
Tentu, wahana ini dapat menjadi salah satu alternatif liburan yang benar-benar akan membuat kita terhibur dan menyenangkan. Pastinya kita akan dibuat happy dan akan merasa ketagihan untuk selalu dating ke Dufan, Ancol.

C. Evaluasi

Hysteria merupakan wahana hiburan pemacu adrenalin terbaru di Dunia Fantasi Ancol Taman Impian, Jakarta yang dibangun dengan teknologi yang canggih dan terjamin keamanannya. Wahana permainan spektakuler yang diyakini mampu memacu adrenalin dengan dapat merasakan sensasi terlontar ke atas dengan gerakan pneumatic yang sangat halus untuk kemudian dijatuhkan kembali. Banyak manfaat yang bisa kita dapatkan dari wahana ini, yang bisa menjadi media pembelajaran yang menunjang dengan pembelajaran di sekolah, juga yang dipenuhi nuansa entertainment yang menghibur dan menyenangkan, sehingga mudah dicerna oleh pengunjung. Jadi, istilahnya bermain sambil belajar, sangat mengasyikkan dan menyenangkan, bukan??
12.59 Posted by Arie No comments Posted in ,


A. Deskripsi

Masjid Dian Al-Mahri atau lebih dikenal dengan Mesjid Kubah Emas Depok. Lokasinya di Jln. Meruyung-Cinere, Kel. Meruyung, Kec. Limo, Depok, Jawa Barat. Masjid ini diresmikan pada tanggal 31 Desember 2006 dan disebut-sebut sebagai masjid termegah di kawasan Asia Tenggara dengan luas mencapai 8.000 m2 dan berdiri di atas lahan seluas 70 ha. Masjid ini menggunakan material emas pada beberapa bagian bangunan, emas yang paling dominan terlihat pada lima kubah dan puncak enam menaranya. Enam menara berbentuk segi enam, menjulang setinggi 40 meter yang dibalut batu granit abu-abu yang diimpor dari Italia dengan ornamen melingkar. Pada puncaknya terdapat kubah berlapis mozaik emas 24 karat yang mengacu pada bentuk kubah yang banyak digunakan masjid-masjid di Persia dan India.

B. Analisis

1. Analisis Kajian Aspek Religi
Mesjid pada dasarnya dibangun untuk kepentingan beribadah kepada Allah SWT. Namun, karena kemegahan dan keindahannya, tentu akan sedikit membantu dalam pengkhusyuan dan menciptakan suasana nyaman dan menandakan keagungan Allah SWT ketika sedang berada di dalamnya, jadi hal ini akan membantu dalam meningkatkan rasa Mahabbah ‘Alallaah.

2. Analisis Kajian Aspek Teknologi
Teknologi yang ada di Masjid Dian Al-Mahri ini sudah terbilang sangat maju. Contohnya, di Mesjid ini tepatnya di Kubah bagian dalam Mesjid, terdapat gambar atau visualisasi yang dapat berubah setiap waktu shalat tiba, jadi di dalam kubah tersebut akan berubah warnanya sebanyak lima kali dalam sehari.

3. Analisis Kajian Aspek Arsitektur
Arsitektur bangunannya begitu megah dengan mengikuti tipologi arsitektur Mesjid di Timur Tengah dengan ciri kubah, menara, halaman dalam, dan penggunaan hiasan dekoratif dengan elemen geometris dan obelisk untuk memperkuat ciri keislaman para arsitekturnya. Ciri lainnya: gerbang masuk berupa portal dan hiasan geometris serta obelisk sebagai ornamen. Ruang masjid didominasi warna monokrom dengan unsur utama warna krem. Materialnya terbuat dari bahan marmer yang diimpor dari Turki dan Italia. Di tengah ruang, tergantung lampu yang terbuat dari kuningan berlapis emas seberat 2,7 ton.

C. Evaluasi

Sebagai muslim, kita harus bangga dengan adanya Mesjid Kubah Emas Depok ini, karena ini menandakan adanya sebuah pembaruan dalam Budaya Islam yang menuju ke kemajuan dan modernisasi Islam. Namun, Mesjid merupakan tempat ibadah yang harus kita jaga dan kita ramaikan tiap hari, jangan sampai hanya untuk dijadikan sebagai bahan kunjungan saja oleh para pengunjung dari luar daerah Depok, seperti apa yang terdapat di dalam Al-Qur’an Surah At-Taubah ayat ke 19.
12.40 Posted by Arie No comments Posted in


A. Deskripsi

Museum Seni Rupa dan Keramik berlokasi di Jalan Pos Kota No. 2, Jakarta Barat. Gedung yang dibangun pada 12 Januari 1870 ini awalnya digunakan oleh Pemerintah Hindia-Belanda untuk Kantor Dewan Kehakiman pada Benteng Batavia (Ordinaris Raad van Justitie Binnen Het Kasteel Batavia). Saat pendudukan Jepang dan perjuangan kemerdekaan sekitar tahun 1944, tempat itu dimanfaatkan oleh tentara KNIL dan selanjutnya untuk asrama militer TNI.Di museum ini ada sekitar 500 karya seni rupa, seperti keramik, lukisan karya pelukis termahsyur (termasuk Raden Saleh dan pelukis ternama lainnya), tidak ketinggalan koleksi ukuran kayu dari berbagai daerah di Indonesia. Bangunan bertingkat dua ini memiliki empat ruang utama.

B. Analisis

1. Analisis Kajian Aspek Ilmu Pengetahuan
Museum Seni Rupa dan Keramik ini memiliki berbagai koleksi karya terbaik dari anak bangsa ini. Disana kita bisa belajar betapa indahnya karya-karya tersebut dan dapat menjadikannya sebagai salah satu referensi dan sumber dalam Kegiatan Belajar Mengajar.

2. Analisis Kajian Aspek Teknologi
Tentunya teknologi yang digunakan di museum tersebut sangat maju dan cukup canggih, diantaranya tata letak/tata ruang, tata lampu dan juga proses pembuatan dan pengumpulan karya keramik dan seni rupa yang membutuhkan keahlian dan bakat tertentu.

3. Analisis Kajian Aspek Budaya
Diantara 500 karya, di sana juga terdapat koleksi unggulan dan amat penting bagi sejarah seni rupa Indonesia antara lain lukisan yang berjudul "Pengantin Revolusi" karya Hendra Gunawan, "Bupati Cianjur" Karya Raden Saleh, "Potret Diri" karya Affandi, totem kayu yang magic dan simbolis karya I Wayan Tjokot dan keluarga besarnya Hal ini merupakan tempat, aset dan simbol bahwa kita mempunyai identitas dalam hal budaya khususnya dalam bidang Seni Rupa dan Keramik.

C. Evaluasi

Dengan berkunjung ke Museum ini, kita dapat melihat berbagai karya terbaik anak bangsa. Mata kita dapat dimanjakan dengan melihat berbagai lukisan dan keramik yang indah dan mewah. Kita juga dapat menjadikan hal ini sebagai motivasi tersendiri dan dapat dijadikan sebagai salah satu bahan referensi untuk Kegiatan Belajar Mengajar khususnya bagi para pelajar.

Bookmark Us

Delicious Facebook Favorites More Stumbleupon Twitter

Search